PABBSI Siapkan Opsi Jika Penghapusan Kelas 62 Kg Tak Bisa Ditawar

PABBSI Siapkan Opsi Jika Penghapusan Kelas 62 Kg Tak Bisa Ditawar

PABBSI Siapkan Opsi Jika Penghapusan Kelas 62 Kg Tak Bisa Ditawar

Jakarta – Pemerintah dengan PB PABBSI selalu lakukan usaha pembobotan kelas Asian Games untuk diperebutkan pada 2018. Bila tidak, Eko Yuli Irawan masuk kelas.

Eko jadi satu diantara andalan Indonesia di Asian Games 2018. Tetapi, enam bln. sebelumnya multievent, Asian Weightlifting Federation silakan kelas 62kg, spesialis kelas Eko.

Dari uji paling akhir, di arena eksperimen, Eko mencapai emas di kelas. Dari kelas itu, Eko mencapai medali perak di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

Baca Juga : Kelas 62 Kg Menghilangkan Angkat Besi Dari Asian Games, Tanggapan Menpora

Kemenpora sudah coba kirim sepucuk surat pada Presiden Dewan Olimpiade Asia, Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah, atas ketentuan yang juga akan dibatalkan.

Diluar itu, Kemenpora memaksa Komite Asian Games 2018 (INASGOC) serta PB PABBSI untuk memakai jaringannya di Asia serta internasional untuk dapat memutuskan.

Bila usaha ini gagal, PABBSI sudah mempersiapkan pilihan paling akhir. Eko mesti pergi ke kelas.

” Eko mustahil pergi ke kelas, ” tuturnya. Kabidbinpres PB PABBSI, Alamsyah Wijaya, waktu didapati di lokasi Senayan, Kamis (22/2/2018).

” Kami miliki Deni serta Triyatno di kelas 69 kg, jadi kita mesti pilih sekali lagi, ” tuturnya.

Alamsyah mengakui, perubahan kelas ini tidak gampang. Sebab, susah untuk merubah berat enam bulan.

Baca Juga : KPK Sebut Pelaku Lain di Kasus e-KTP Sedang Dibidik

” Bila Anda bicara berat tubuh, bila dengan tehnis juga akan jadi gemuk, jadi tidaklah perlu otot ekstra. ” Saatnya pendek, kecepatannya lambat, ” tuturnya.

” Untuk golongan muda ini mungkin saja sistem penyesuaian otot yang cepat, tapi Eko saat ini 28. Mustahil lakukan olah raga sepanjang hari, itu susah, ” lebih Alamsyah.

” Ke-2 problem otot, penyesuaian otot belum juga pasti jalan, yang paling yakin diri karna mesti mengubahkan kelas di kelas yang tidak nyaman, ” tuturnya.

Alamsyah memberikan ketentuan akhir untuk Eko di minggu ini.

” Minggu ini, Eko saat ini mesti beristirahat sepanjang sebulan, tapi perlu April berusaha keras serta tidak dapat di gas, ” katanya.
(mcy/fem)