‘Krisis Yamaha Masih Akan Berlanjut Sampai Tahun Depan’

‘Krisis Yamaha Masih Akan Berlanjut Sampai Tahun Depan’

Agen Poker Online, Bandar Ceme Terpercaya, Domino Qiu Qiu, Agen QQ – Yamaha belumlah mampu menangani permasalahan dalam usaha memutuskan puasa kemenangan. Pengamat top MotoGP Carlo Pernat meramalkan krisis Yamaha selalu berlanjut.

Kemenangan paling akhir pabrikan Jepang itu diraih di Assen, Belanda 2017 waktu Valentino Rossi naik tribune paling tinggi. Sesudahnya, Yamaha hanya dapat menuai 12 tribune sampai sekarang ini.

Maverick Vinales bahkan juga tidak kuasa sembunyikan perasaan frustrasinya sesudah benar-benar tidak berhasil kompetitif di MotoGP Austria, akhir minggu kemarin. Di balapan itu, Vinales start dari tempat 11 serta finish di posisi 12, sedang Rossi ada di rangking ke enam.

Pemimpin project YZR-M1 Kouji Tsuya sampai mohon maaf karena kegagalan memberi motor yang kompetitif buat Rossi serta Vinales.

Baca Juga : Delon Unggah Foto Galau Usai Digugat Cerai Yeslin Wang

“Di Yamaha, sisi [mantan bos Yamaha, Masao] Furusawa telah tuntas serta yang baru sudah diawali. Akan tetapi, masih tetap kurang kecerdikan diantara insinyurnya.

“Ini yang bisa menjadi permasalahan besar, karena krisinya akan berlanjut sampai tahun kedepan serta jaraknya selalu jadi membesar.”

“Rossi dapat katakan dia bagus di sejumlah trek spesifik, seperti di Malaysia atau Australia tetapi susah untuk beberapa sirkuit bekasnya. Sedang Vinales kelihatannya telah hancur berkeping-keping.”

Balapan MotoGP selanjutnya akan bergulir di Silverstone, Inggris pada 26 Agustus.