Ada Proyek Sodetan Kali Ciliwung, Jalan Otista 3 Ditutup 3 Bulan

Ada Proyek Sodetan Kali Ciliwung, Jalan Otista 3 Ditutup 3 Bulan

Agen Poker Online, Bandar Ceme Terpercaya, Domino Qiu Qiu, Agen QQ – Dishub DKI Jakarta lakukan penutupan pada Jalan Otista 3, Jatinegara, Jakarta Timur. Penutupan itu dalam rencana melanjutkan project sodetan Kali Ciliwung yang ke arah Kanal Banjir Timur.

“Ada Project Sodetan Kali Ciliwung, Jalan Otista 3 ditutup saat tiga bulan,” tutur Plt Kadishub DKI Sigit Wijatmoko, Kamis (6/12/2018).

Ia menjelaskan, pekerjaan diawali pada 3 Desember 2018 s/d 3 Februari 2019. Sigit minta beberapa pemakai jalan dapat mencari jalan pilihan. Diluar itu, di lapangan akan ada petugas Dishub DKI yang menolong.

“Diimbau pada beberapa pemakai jalan supaya hindari ruas jalan itu serta bisa sesuaikan penyusunan jalan raya yang diputuskan, patuhi rambu- rambu jalan raya, panduan petugas di lapangan dan memprioritaskan keselamatan dijalan,” katanya.

“PT. Kelapa Setangkal Makmur Sejahtera sebagai pelaksana perkuatan terowongan pengontrol banjir (sodetan) kali Ciliwung di Jl. Otista 3, bertanggungjawab sepenuhnyaterhadap keselamatan serta keamanan pemakai jalan (motorized serta unmotorized) di tempat penerapan pembangunan,” lanjut Sigit.

Baca Juga : Demi Menangkan Duel, Ranieri Lupakan Pertemanan dengan Mourinho

Mengenai eksperimen jalan raya saat pembangunan sodetan seperti berikut:

Jalan raya dari arah Timur (Jalan Dl. Panjaitan) yang akan ke arah Barat (Jalan Otto lskandardinata) diarahkan lewat Jalan Otista 3-Jalan Kebon Nanas Selatan 1- Jalan Kebon Nanas Selatan 2-Jalan Otista 3-dan selanjutnya.

Jalan raya dari arah Barat (Jalan Otto lskandardinata) yang akan ke arah Timur (Jalan Dl.Panjaitan) diarahkan lewat Jalan Otista 3-Jalan Kebon Nanas Utara 1-Jalan Yahya-Jalan Otista 3-dan selanjutnya.

“PT. Kelapa Setangkal Makmur Sejahtera sebagai pelaksana perkuatan terowongan pengontrol banjir (sudetan) kali Ciliwung di Jl. Otista 3, bertanggungjawab sepenuhnyaterhadap keselamatan serta keamanan pemakai jalan (motorized serta unmotorized) di tempat penerapan pembangunan,” tutup Sigit.