Pengamanan Pencoblosan, 6.720 TPS di Bekasi Dijaga 2.500 Personel Gabungan

Pengamanan Pencoblosan, 6.720 TPS di Bekasi Dijaga 2.500 Personel Gabungan

Agen Poker Online, Bandar Ceme Terpercaya, Domino Qiu Qiu, Agen QQ – Untuk mengawasi acara Pileg serta Pemilihan presiden 2019, sekitar 2.500 aparat kombinasi dikerahkan untuk mengamankan tempat pengambilan suara (TPS) di Kota Bekasi. Mereka akan dikerahkan untuk mengawal proses pencoblosan surat nada di 6.720 TPS yang menyebar diwilayah 12 Kecamatan se-Kota Bekasi.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombes Indarto menjelaskan, keseluruhan pasukan yang dikerahkan itu terbagi dalam 1.550 aparat kepolisian lokasi ditempat, 750 personil TNI serta 200 dari Polda Metro Jaya. Walau jumlahnya aparat yang dikerahkan tidak sesuai dengan kehadiran TPS, tetapi polisi jamin kondusivitas lingkungan waktu pencoblosan akan teratasi.

Ditambah lagi umumnya kehadiran titik TPS tidak jauh dengan TPS yang lainnya atau jaraknya memang bersisihan. ”Untuk formasnyai satu petugas akan mengawasi lima TPS berkategori riskan sekali, satu petugas mengawasi delapan sampai 10 TPS riskan serta satu petugas mengawasi 12 TPS yang kurang riskan,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombes Indarto pada wartawan, Minggu (14/4/2019).

Baca Juga : Gol Spektakuler Pertama Mohamed Salah dari Luar Kotak Penalti

Menurutnya, pengerahan petugas di TPS-TPS Kota Bekasi sudah lewat pemetaan yang mendalam oleh pihak intelijen. Karenanya ia pastikan, proses pencoblosan di TPS akan berjalan aman sebab pihaknya pun teratur mengawasi keamanan lingkungan dengan tingkatkan patroli sampai usaha persuasif ke penduduk ditempat.

Ketua Tubuh Pengawas Penentuan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi Tommy Suswanto menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan 6.720 pengawas untuk menolong mengamati proses pencoblosan di TPS yang berada di Kota Bekasi.”Hal itu merujuk Masalah 114 Nomer 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu,” tuturnya.

Yang manakah dijelaskan, pengawas TPS bekerja mengamati persiapan pengambilan suara, penerapan pengambilan suara, persiapan hitungan nada, penerapan hitungan nada serta gerakan hasil hitungan nada dari TPS ke PPS.”Pengawas TPS dari Bawaslu kita rekrut dari penduduk ataupun pegawai kontrak pemerintah,” katanya.